Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Demam Tifoid - Final Concept Map (Patofisiologi, etiologi, dll)

Demam Tifoid adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Pasien dengan demam tifoid biasanya mengeluhkan badannya demam selama 5-7 hari, dikenal dengan istilah Step ladder atau demamnya naik secara bertahap, badan akan terasa lemah dan lesu, nyeri kepala, nyeri sendi dan punggu, kadang disertai mual dan muntah.


Ilmu Kedokteran Dasar

1. Ilmu Penyakit Dalam
2. Mikrobiologi
3. Farmakologi
4. KDI

Final Concept Map

Patofisiologi Demam Tifoid


Penejasan patofisiologi :

Masuknya Salmonella typhi kedalam tubuh manusia terjadi melalui makanan yang terkontaminasi kuman. Sebagian kuman dimusnahkan dalam lambung, sebagian lolos masuk ke dalam usus dan selanjutnya berkembang biak. Apabila respon imunitas humoral usus kurang baik, maka kuman akan menembus sel-sel epitel terutama sel-M dan selanjutnya ke lamina propria. 

Di lamina propria kuman berkembang biak dan difagosit oleh sel-sel fagosit terutama oleh makrofag. Kuman dapat hidup dan berkembang biak di makrofag dan selanjutnya dibawa ke plak Peyeri ileum distal dan kemudian ke kelenjar getah bening mesenterika. 

Selanjutnya melalui duktus torasikus kuman yang terdapat di dalam sirkulasi darah mengakibatkan bakteremia pertama yang asimptomatik dan menyebar ke seluruh organ retikuloendotelial tubuh terutama hati dan limpa. 

Di organ-organ ini kuman meninggalkan sel fagosit dan berkembang biak di luar sel atau ruang sinusoid dan selanjutnya masuk ke sirkulasi darah lagi mengakibatkan bakteremia yang kedua kalinya dengan disertai tanda-tanda dan gejala penyakit infeksi sistemik. Sebagian kuman dikeluarkan melalui feses dan sebagian masuk lagi ke dalam sirkulasi setelah menembus usus. 

Compositions yang sama terulang kembali, berhubung makrofag telah teraktivasi dan hiperaktif maka saat fagositosis kuman Salmonella terjadi pelepasan beberapa arbiter inflamasi yang selanjutnya akan menimbulkan gejala reaksi inflamasi sistemik sepeti demam, disquietude, mialgia, gangguan mental, dan koagulasi.

Etiologi Demam Tifoid

- Salmonella enteric serovar typhi (S. Typhi)
- Salmonella enterica serovar paratyphi A, B, dan C menyebabkan demam paratifoid

Faktor resiko Demam Tifoid

- Higiene kurang bagus (cuci tangan)
- (+) outbreak atau carier
- Kondisi imunodefisiensi
- Usia

Diagnosis Banding Demam Tifoid

- Dengue
- Demam Dengue
- Demam Berdarah Dengue
- Malaria
- Leptospirosis
- Tuberkulosis
- Hepatitis

Pemeriksaan Penunjang Demam Tifoid

- Darah lengkap dan hapusan darah tepi
- Biakan Salmonella Typhi
- Uji Widal

Tata Laksana Demam Tifoid

Non Farmakologis

- Tirah baring
- Diet lunak rendah serat
- Menjaga Kebersihan

Farmakologis

- Terapi simtomatik
- Terapi antibiotik

Komplikasi Demam Tifoid

Komplikasi Intestinal

- Perdarahan usus
- Perforasi usus
- Ileus paralitik

Komplikasi ekstraintestinal

- Komplikasi kardiovaskuler
- Komplikasi darah
- Komplikasi paru
- Komplikasi hepar dan kandung kemih
- Komplikasi ginjal
- Komplikasi tulang
- Komplikasi neuropsikiatrik

Prognosis Demam Tifoid

Prognosis demam tifoid tergantung keadaan umu, umur, derajat kekebalan tubuh, jumlah dan virulensi Selmonella Typhi. Serta pengobatan yang adekuat.

Penulis : Dokteroce.com

Post a comment for "Demam Tifoid - Final Concept Map (Patofisiologi, etiologi, dll)"