Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Miopia - Final Concept Map (Patofisiologi, etiologi, dll)

Miopia atau rabun jauh adalah suatu kelainan refraksi yang mengakibatkan cahaya jatuh di depan retina.  Miopia secara umum diklasifikasikan menjadi dua, yaitu : Miopia non patologis (Disebut sebagai school miopia yang memiliki struktur refrasi mata yang normal) dan Miopia patologis (Disebabkan karena pertumbuhan panjang aksial bola mata yang terlalu berlebih).


Miopia - Final Concept Map (Patofisiologi, etiologi, dll)

Ilmu Kedokteran Dasar

1. Anatomi bola mata
2. Histologi bola mata
3. Fisiologi penglihatan
4. Farmakologi
5. KDI

Final Concept Map

Patofisiologi Miopi :

Miopia - Final Concept Map (Patofisiologi, etiologi, dll)

Etiologi Miopi :

Belum diketahui, diduga dipengaruhi faktor lingkungan dan faktor genetika

Faktor Resiko Miopi :

Faktor internal :

  1. Usia
  2. Jenis kelamin
  3. Riwayat kelahiran
  4. Etnik dan genetik
  5. Status gizi
  6. Merokok
  7. Menderita penyakit tertentu seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM)

Faktor ekstrinsik :

  1. Lama beraktivitas dekat dan jauh
  2. Tingkat pendidikan
  3. Sosial ekonomi
  4. Penggunaan sunglasses

Diagnosis Banding Miopi :

  1. Miopi
  2. Hipermetropi
  3. Astigmatisme
  4. Katarak
  5. Amblyopia
  6. Ablasio retina

Tata Laksana Miopi :

Penderita miopia dapat dikoreksi dengan menggunakan :

  1. Kacamata
  2. Lensa kontak
  3. Operatif:
  • Keratotomi radial
  • Keratotekmi (Fotoretraktif)
  • Laser asisted in situ interlamelar keratomilieusis (LASIK)

Pemeriksaan penunjang Miopi :

Refraksi subjektif :

  • Trial and error
  • Snellen chart

Refraksi objektif

  • Auto refractometer
  • Retinoskopi

Komplikasi Miopi :

  1. Skotoma
  2. Trombosis koroid dan perdarahan koroid
  3. Ablatio retina
  4. Katarak
  5. Glaukoma simpel

Prognosis Miopi :

Prognosis untuk koreksi myopia sederhana sangat baik. Bergantung dengan derajat myopia dan daya akomodasi pasien, pasien memiliki kemungkinan untuk data melihat dengan jarak dekat ataupun tidak melalui koreksi mata.