Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Macam Penyakit Saraf Neurologi Kedokteran

Konten [Tampil]

 

Neurologi merupakan cabang dari ilmu medis yang menanggulangi kelainan pada sistem saraf. Dokter yang mengkhususkan dirinya pada bidang neurologi diucap neurolog serta mempunyai keahlian buat mendiagnosis, menjaga, serta memanejemen penderita serta kelainan saraf. Mayoritas para neurolog dilatih buat menanggulangi penderita berusia. 

16 Macam Penyakit Saraf Neurologi Kedokteran


1. Stroke

Ialah sindrom klinis yang terdiri dari defisit neurologis, baik fokal ataupun global, yang terjalin secara tiba- datang, dengan progresivitas yang kilat, yang berlangsung 24 jam ataupun lebih ataupun langsung memunculkan kematian, serta sekedar diakibatkan oleh kendala vaskular ataupun peredaran darah otak nontraumatik.


2. Tension Type Headache

( TTH) merupakan sakit kepala yang terasa semacam tekanan ataupun ketegangan di dalam serta disekitar kepala. Perih kepala sebab tegang yang memunculkan perih akibat kontraksi menetap otot- otot kulit kepala, dahi, serta leher yang diiringi dengan vasokonstriksi ekstrakranium. yeri diisyarati dengan rasa kencang semacam pita di dekat kepala serta perih tekan didaerah oksipitoservikalis.


3. Migrain

Sakit kepala sebelah: perih kepala primer dengan mutu vaskular( berdenyut), dimulai unilateral yang diiringi oleh mual, fotofobia, fonofobia, kendala tidur serta tekanan mental.


4. Cluster Type Headache

Cluster Type Headache merupakan perih kepala kluster hebat, posisi unilateral 9orbital, supraorbital, temporal ataupun gabungan ketiganya. Kluster berlangsung 15- 18 menit serta timbul sekali satu hari sampai 8 kali per hari dan diiringi injeksi konjungtiva ipsilateralm lakrimalis, kongesti nasal, rhinorea, keringat pada dahi ataupun wajah, miosis, Ptosis serta ataupun edeema kelopak mata, agitasi.


5. Neuralgia Trigeminal

Trigeminal neuralgia merupakan rasa perih kronis akibat kendala pada saraf trigeminal ataupun saraf kelima dari 12 pasang saraf yang berasal dari otak. Saraf ini terletak pada tiap sisi wajah serta membolehkan seorang bisa merasakan bermacam- macam sensasi pada wajah.


6. Gullain Barre Syndrome

Sindrom Guillain- Barré merupakan penyakit autoimun yang terkategori sangat jarang. Pada penyakit ini, sistem imunitas badan yang sepatutnya melindungi malah melanda sistem saraf perifer yang bertanggung jawab mengatur pergerakan badan.


7. Myasthenia Gravis

Myasthenia gravis merupakan melemahnya otot badan akibat kendala pada saraf serta otot. Pada awal mulanya, pengidap myasthenia gravis hendak terasa kilat letih sehabis melaksanakan kegiatan raga, namun keluhan hendak membaik sehabis istirahat.


8. Poliomyelitis

Poliomyelitis ataupun polio merupakan penyakit saraf yang bisa menimbulkan kelumpuhan permanen. Penyakit ini diakibatkan oleh peradangan virus serta sangat meluas, namun bisa dicegah dengan melaksanakan imunisasi polio.


9. Bell’ s Palsy

Bell’ s palsy merupakan kelumpuhan pada otot wajah yang menimbulkan salah satu sisi wajah nampak melorot. Keadaan ini bisa timbul secara seketika, tetapi umumnya tidak bertabiat permanen.


10. Peradangan SSP

Sistem saraf pusat terdiri dari otak serta sumsum tulang balik. Diucap“ pusat” sebab sistem tersebut selaku pusat data serta koordinasi segala badan. Peradangan sistem saraf pusat diakibatkan oleh peradangan virus ataupun kuman yang bisa melanda meninges ataupun selaput pembungkus otak( meningitis) ataupun otak( ensefalitis).


11. Afasia

Afasia merupakan kendala berbicara yang diakibatkan oleh kehancuran pada otak. Kendala ini bisa mempengaruhi keahlian berdialog serta menulis, dan keahlian menguasai perkata dikala membaca ataupun mendengar.


12. Parkinson Disease

Penyakit Parkinson merupakan penyakit saraf yang memburuk secara bertahap serta mempengaruhi bagian otak yang berperan mengoordinasikan gerakan badan. Dampaknya, pengidap kesusahan mengendalikan gerakan badannya, tercantum dikala berdialog, berjalan, serta menulis.


13. Kejang dan Epilepsi

Penyakit epilepsi ataupun ayan merupakan kendala sistem saraf pusat akibat pola kegiatan listrik otak yang tidak wajar. Perihal itu memunculkan keluhan kejang, sensasi serta sikap yang tidak biasa, sampai lenyap pemahaman. Kendala pada pola kegiatan listrik otak saraf bisa terjalin sebab sebagian perihal.


14. Carpal Tunnel Syndrome

Sindrom lorong karpal ataupun carpal tunnel syndrome merupakan keadaan yang membuat tangan hadapi sensasi kesemutan, mati rasa, perih, ataupun lemah. Sindrom ini terjalin kala saraf di dalam pergelangan tangan terhimpit ataupun tertekan.


15. Neuropati DM

Neuropati diabetik merupakan kendala saraf akibat penyakit diabet, yang diisyarati dengan kesemutan, perih, ataupun mati rasa. Walaupun bisa terjalin pada saraf di bagian badan mana juga, neuropati diabetik lebih kerap melanda saraf di kaki.


16. Hernia Nukleus Pulposus

Penyakit hernia nukleus pulposus( HNP) merupakan penyakit yang terjalin kala bantalan ruas tulang balik beralih serta memencet saraf tulang balik. HNP pula diketahui dengan sebutan‘ saraf terjepit’.